Rilis

LIB Gelar Serangkaian Workshop Jelang Liga 2 2021
Logo

LIB Gelar Serangkaian Workshop Jelang Liga 2 2021

LIB Gelar Serangkaian Workshop Jelang Liga 2 2021

21 September 2021

BRI LIGA 1 2021-2022

JAKARTA - Kompetisi Liga 2 2021 direncanakan bergulir mulai 26 September 2021 mendatang. PT Liga Indonesia Baru (LIB) mematangkan persiapan, termasuk menggelar serangkaian workshop bertajuk Competition Education Workshop Liga 2-2021.

Competition Education Workshop Liga 2 2021 digelar selama dua hari pada Senin (20/9) dan Selasa (21/9). Agenda yang digelar secara virtual itu membahas Marketing officer, Media Officer, General Coordinator (GC), Security Officer (SO), Local Organizing Committee (LOC) dan Medical Officer. Setiap klub Liga 2, mengirimkan perwakilannya pada setiap kategori.

Pada Senin (20/9), LIB mengadakan workshop Marketing Officer dan Medical Officer. Kemudian sehari setelahnya, Selasa (21/9) digelar workshop untuk Media Officer (MO), General Coordinator (GC), Security Officer (SO), dan Local Organizing Committee (LOC).

“Masih sama seperti workshop untuk klub-klub Liga 1 bulan lalu, semua workshop untuk Liga 2 pada awal musim ini masih digelar secara virtual. Bagaimana pun aspek protokol kesehatan (prokes) masih menjadi pertimbangan utama," jelas Direktur Utama LIB, Akhmad Hadian Lukita, Selasa (21/9).

Aspek penerapan protokol kesehatan di segala aspek, juga menjadi topik yang dibahas dalam rangkaian workshop. Dengan konsekuensi, semua regulasi dan peraturan yang sudah ditentukan, harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Akhmad Hadian Lukita berharap, agenda workshop ini dapat menjadi panduan bagi LOC maupun Dokter Tim dalam menerapkan prokes di kompetisi Liga 2 2021. Patut diketahui, prokes untuk Liga 2, akan sama ketatnya dengan prokes BRI Liga 1 2021/2022 yang sudah berjalan selama tiga pekan.

“Penerapan protokol kesehatan pada dua kompetisi profesional tersebut akan dilakukan dengan standar yang sama. Seperti klub harus menjalankan PCR pada H-1, seluruh pihak yang terlibat juga harus sudah divaksin sebanyak dua kali hingga penggunaan aplikasi pedulilindungi,” tambah Akhmad Hadian Lukita.



Press Terbaru